39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi, Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang Bergerak Cegah Banjir

Kilas Banten
25 Mei 2026 19:30
Banten 0
3 menit membaca

 

“Pemerintah Provinsi Banten terus berikhtiar melakukan mitigasi bencana banjir dengan melakukan normalisasi sungai dan situ,” katanya.

 

Menurut Andra, persoalan banjir harus ditangani secara menyeluruh. Tidak hanya lewat proyek fisik, tetapi juga melalui perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

 

Hal senada disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Ia menilai penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas sektor melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

 

Baca Juga  Sambut Ramadan 2026, BAZNAS Banten Resmi Patok Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah

“Pemerintah tidak bisa sendirian dalam mitigasi bencana banjir. Perlu upaya bersama melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholder terkait, salah satunya komunitas atau masyarakat,” kata Sachrudin.

 

Ia menambahkan, gerakan bersih-bersih sungai harus dilakukan secara konsisten agar aliran air tetap lancar dan tidak dipenuhi sampah yang berpotensi memicu banjir saat curah hujan tinggi.

 

Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada Banksasuci Foundation yang selama ini aktif melakukan aksi peduli sungai di Kota Tangerang.

 

“Gerakan bebersih kali harus terus digalakkan. Tentu kami mengapresiasi inisiasi Banksasuci yang secara rutin melakukan aksi bersih-bersih kali,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, mengungkapkan proses pembersihan Kali Sabi dibagi ke dalam beberapa segmen agar pekerjaan lebih efektif dan maksimal.