KILAS BANTEN – Sebanyak 3.239 pencari kerja memadati Tangerang Convention Center (TCC) Cimone untuk mengikuti Gebyar Rekrutmen Kerja Kota Tangerang yang berlangsung pada 21 hingga 22 Oktober 2026.
Antusiasme tinggi tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap peluang kerja yang dibuka Pemerintah Kota Tangerang bersama puluhan perusahaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bursa kerja terbesar yang digelar pemerintah daerah. Sebanyak 1.267 posisi pekerjaan disediakan oleh 25 perusahaan dari berbagai sektor usaha sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.
Wali Kota Tangerang Sachrudin, mengatakan penyelenggaraan Gebyar Rekrutmen Kerja merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pekerjaan yang lebih mudah bagi masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program unggulan 3G, yaitu Gampang Kerja.
“Kami membuka Gebyar Rekrutmen Kerja untuk mendorong program unggulan 3G, Gampang Kerja bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Antusiasnya sangat luar biasa, data terakhir ada 3.239 pencaker yang menjalani seleksi dari 7.678 orang yang melamar lewat aplikasi Tangerang LIVE,” ujar Sachrudin, Kamis, 22 Oktober 2026.
Data tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap kesempatan kerja yang tersedia. Sebelumnya, sebanyak 7.678 pelamar telah mendaftarkan diri melalui aplikasi Tangerang LIVE. Setelah melewati proses administrasi, ribuan peserta mengikuti tahapan seleksi secara langsung di lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa konsep Gebyar Rekrutmen Kerja dirancang berbeda dibandingkan job fair pada umumnya. Para peserta tidak hanya menyerahkan berkas lamaran, tetapi juga langsung menjalani proses seleksi yang disiapkan masing-masing perusahaan.
“Gebyar ini berbeda dari job fair biasanya. Ribuan peserta tidak hanya melamar, tetapi langsung mengikuti seleksi di tempat. Ada tes psikologi, tes kompetensi, hingga walk in interview. Bahkan sebagian peserta langsung mengetahui hasil seleksi pada hari yang sama,” kata Ujang.
Menurutnya, sistem tersebut membuat proses rekrutmen menjadi lebih efektif. Perusahaan dapat segera menilai kemampuan calon karyawan, sementara pencari kerja memperoleh kepastian hasil dalam waktu yang lebih singkat tanpa harus menunggu tahapan lanjutan yang panjang.
Antusiasme peserta juga terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Salah seorang pencari kerja asal Jatiuwung, Fahrur Rozi (25), mengaku terbantu dengan konsep seleksi yang diterapkan dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang ada acara seperti ini karena bisa langsung melamar pekerjaan. Lowongannya banyak, mulai dari lulusan SD sampai S1. Prosesnya juga cepat dan tidak ribet,” ujarnya.
Melalui Gebyar Rekrutmen Kerja ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi masing-masing. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha juga diharapkan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperkuat daya saing sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***






