PECAH, Jalan Sudirman Jadi Lautan Manusia, Pawai Budaya Kota Serang Pamerkan Debus hingga Tarian Yogyakarta

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pawai Budaya Kota Serang

i

Pawai Budaya Kota Serang

KILAS BANTEN – Jalan Jenderal Sudirman, berubah menjadi lautan manusia pada Rabu 6 Agustus 2025 pagi dengan adanya Pawai Budaya Kota Serang.

Gemuruh musik tradisional dan sorak sorai ribuan warga menandai dimulainya perhelatan akbar Pawai Budaya, yang menjadi gerbang utama perayaan HUT ke-18 Kota Serang dan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Acara berlangsung spektakuler, menampilkan parade kekayaan budaya Banten yang memukau, mulai dari atraksi debus yang menegangkan hingga Tarian Senong yang anggun.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejutan istimewa tahun ini adalah kehadiran kontingen duta budaya dari Keraton Yogyakarta yang turut serta dalam kemeriahan.

Pawai ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, dan dihadiri oleh Walikota Serang, Budi Rustandi.

Baca Juga  Walikota Serang Geram Sampah Liar Menumpuk di Margaluyu, Tegas Minta Warga Jaga Kebersihan

Di sepanjang rute dari McDonald’s hingga Stadion Maulana Yusuf, ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Penampilan atraksi debus dan pencak silat khas Banten berhasil membuat penonton berdecak kagum.

Sorotan kemudian tertuju pada kontingen tamu dari Yogyakarta.

Dengan busana prajurit keraton yang gagah dan barisan yang rapi, penampilan mereka menjadi simbol persahabatan antar daerah dan memperkaya keberagaman pawai tahun ini.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan kreativitas terbaiknya. Partisipasi aktif ini membuktikan bahwa semangat kebangsaan dan cinta daerah terus tumbuh,” ujar Walikota Budi Rustandi.

Walikota: Ini Aset Kita, Mari Kita Banggakan

Walikota Budi Rustandi menegaskan bahwa budaya adalah aset terbesar yang dimiliki Kota Serang dan harus dilestarikan bersama.

Penulis : Akbar

Editor : Redaksi KILAS BANTEN

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru