Serang

Gaspol Kaderisasi di Alam Terbuka, PMII UPG Siapkan Generasi Kritis dan Solutif Lewat MAPABA II

Peserta MAPABA II PMII Rayon FKIP dan Teknik Universitas Primagraha mengikuti rangkaian kaderisasi di Kebun Kebangsaan Walantaka, Kota Serang, Minggu, 21 Desember 2025
Peserta MAPABA II PMII Rayon FKIP dan Teknik Universitas Primagraha mengikuti rangkaian kaderisasi di Kebun Kebangsaan Walantaka, Kota Serang, Minggu, 21 Desember 2025

KILAS BANTEN – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) FKIP dan Teknik Universitas Primagraha (UPG) kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru atau MAPABA angkatan kedua. Agenda ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa yang ingin bergabung dan berproses dalam organisasi pergerakan mahasiswa berbasis keislaman dan kebangsaan tersebut.

MAPABA II digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 19–20 Desember 2025. Panitia memilih Kebun Kebangsaan Walantaka, Kota Serang, sebagai lokasi pelaksanaan. Pemilihan tempat ini bukan tanpa alasan. Suasana alam terbuka dinilai mampu menciptakan kenyamanan sekaligus menghadirkan ruang belajar yang lebih reflektif bagi peserta selama mengikuti proses kaderisasi.

MAPABA merupakan tahapan awal dan wajib dalam sistem pengkaderan PMII. Melalui forum ini, calon anggota diperkenalkan pada nilai-nilai dasar organisasi, mulai dari prinsip keislaman, keindonesiaan, hingga semangat pergerakan mahasiswa. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting sebelum peserta melangkah ke jenjang kaderisasi berikutnya.

Pada pelaksanaan MAPABA angkatan kedua ini, panitia mengusung tema “Rekayasa Peradaban Menyiapkan Kader FKIP dan Teknik Kritis dan Solutif.” Tema tersebut mencerminkan visi PMII untuk melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi,

tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis serta kepekaan dalam membaca persoalan sosial di sekitarnya.

Wali Kota Budi Rustandi Pastikan Damkar Kota Serang Tambah Satu Mobil Pemadam pada 2027

Ketua terpilih Pengurus Cabang PMII Kota Serang, Ahmad Asmawi, hadir langsung untuk memberikan pengarahan dan motivasi kepada peserta.

Ia menegaskan bahwa MAPABA bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan fondasi awal dalam perjalanan panjang seorang anggota PMII.

“MAPABA adalah gerbang awal untuk menjadi kader PMII sejati. Ikuti prosesnya dengan sungguh-sungguh, pahami tujuannya, dan jadikan ini sebagai langkah awal perjuangan kalian,” ujar Ahmad Asmawi, Minggu, 21 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa kaderisasi di PMII menuntut komitmen dan konsistensi. Menurutnya, organisasi tidak hanya bertujuan mencetak kader yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan sosial yang kuat terhadap persoalan umat dan bangsa.

Pesan serupa disampaikan Ketua Komisariat PMII Universitas Primagraha, Revany Samtiarico. Ia menilai bahwa organisasi mahasiswa seperti PMII menyediakan ruang pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di bangku perkuliahan.

Terapkan Manajemen Talenta, Pemkot Serang Lantik 29 Pejabat Baru

“Perubahan besar akan kalian rasakan ketika konsisten dan total berproses di PMII. Banyak ilmu organisasi yang tidak kalian dapatkan di kelas,” kata Revany.

Selama dua hari kegiatan, peserta MAPABA II mengikuti serangkaian materi dasar keorganisasian. Materi tersebut meliputi pengenalan PMII, nilai dasar pergerakan, wawasan keislaman, serta pemahaman kebangsaan. Seluruh materi disampaikan secara interaktif agar peserta dapat terlibat aktif dalam setiap sesi.

Selain materi kelas, panitia juga merancang diskusi kelompok dan dinamika lapangan. Metode ini bertujuan melatih kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi peserta. Proses tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kader yang tangguh dan siap menghadapi tantangan gerakan mahasiswa di masa depan.

× Advertisement
× Advertisement