MUBES XIII FKBM KIP-K Jadi Titik Balik Besar, Arah Baru Organisasi Mahasiswa KIP-K UIN Banten Ditetapkan

Kilas Banten
28 Des 2025 15:52
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Forum Keluarga Besar Mahasiswa (FKBM) KIP-K menggelar Musyawarah Besar (MUBES) Ke-XIII sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 26–27 Desember 2025, di Gedung KNPI Banten KP3B Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten.

MUBES XIII menjadi agenda penting bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Forum ini berfungsi sebagai ruang akuntabilitas pengurus sekaligus wadah refleksi kolektif untuk merespons tantangan organisasi mahasiswa yang semakin dinamis.

Mengangkat tema “Revitalisasi, Rekonstruksi, dan Transformasi”, MUBES XIII menegaskan tekad FKBM KIP-K untuk melakukan pembaruan menyeluruh. Tema tersebut mencerminkan upaya organisasi dalam memperkuat struktur internal, membenahi sistem kerja, serta mengarahkan gerakan mahasiswa agar lebih adaptif dan berdampak nyata.

Dalam sambutan pembuka, Aman Pirmansyah menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kabinet Gloriosa yang telah menuntaskan masa bakti selama satu periode. Ia menilai dedikasi pengurus menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi di masa mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus Kabinet Gloriosa atas pengabdian selama satu periode. Saya berharap kepengurusan berikutnya mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan semangat yang lebih progresif dan inovatif,” ujar Aman Pirmansyah, Minggu, 28 Desember 2025.

Kendati demikian, Ketua Pelaksana MUBES XIII, Adam Mustaqim Jidan, memaparkan laporan pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban teknis dan organisatoris.

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MUBES disusun melalui tahapan persiapan yang matang dan dilaksanakan secara tertib serta partisipatif.

Sementara itu, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) FKBM KIP-K, Miftahu Jami Nakdan, menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan. Ia meminta pengurus demisioner untuk tetap terlibat dalam mengawal dan mendampingi kepengurusan baru agar kekompakan organisasi tetap terjaga.

“Kepengurusan hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang organisasi. Jangan berhenti di sini. Tetaplah membersamai dan mengawal kepengurusan selanjutnya,” kata Miftahu Jami Nakdan di hadapan peserta MUBES.

MUBES XIII juga mendapat perhatian dari unsur akademik. Perwakilan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ubedillah, hadir memberikan arahan kepada peserta. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan mahasiswa penerima KIP-K dalam mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi.

“Mahasiswa KIP-K memiliki tanggung jawab moral. Setiap kegiatan yang diselenggarakan pengurus harus didukung dan dihadiri bersama sebagai bentuk komitmen kolektif,” tegas Ubedillah.

Puncak MUBES XIII ditandai dengan terpilihnya Adam Mustaqim Jidan sebagai Ketua Umum FKBM KIP-K periode 2026. Dalam sambutan perdananya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta MUBES.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan amanah ini. Saya juga memohon arahan serta pendampingan dari para demisioner agar kepengurusan FKBM KIP-K ke depan dapat berjalan solid dan terarah,” ujarnya.

Melalui MUBES XIII, FKBM KIP-K berharap lahir kepengurusan baru yang visioner, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa penerima KIP-K. Organisasi menargetkan revitalisasi peran melalui rekonstruksi sistem internal dan transformasi gerakan agar kontribusi mahasiswa KIP-K semakin nyata bagi kemajuan civitas akademika UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.