Atasi Masalah Kebersihan, Pemkot Serang Siapkan 5 Strategi Pengendalian Sampah Terpadu

Kilas Banten
2 Feb 2026 11:00
Serang 0
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan di Kota Serang kini menjadi atensi prioritas Pemkot Serang.

Asisten Administrasi Umum (ASDA III) Kota Serang, Kusna Ramdani, menegaskan bahwa penanganan sampah bukan sekadar masalah estetika, melainkan cerminan wibawa pemerintah dan tolok ukur kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Kusna saat memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Alun-Alun Barat Kota Serang, Senin, 2 Februari 2026.

Fokus di Titik Krusial: Pasar hingga Royal Baroe

Dalam arahannya, Kusna menyoroti sejumlah titik krusial yang kerap menjadi lokasi penumpukan sampah, seperti kawasan pasar, terminal, bahu jalan, hingga area perbelanjaan Royal Baroe.

Menurutnya, tumpukan sampah yang dibiarkan tidak hanya merusak wajah kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius serta pencemaran air dan tanah.

“Masalah ini bukan hanya soal kebersihan semata, tetapi juga menyangkut wibawa pemerintah dan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat,” tegas Kusna di hadapan para ASN.

Baca Juga  Deklarasi Sekolah Pelestari Seni Silat Terumbu, SMPN 16 Kota Serang Jadi Role Model

Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat sinergi di lapangan. Koordinasi lintas sektor dinilai mutlak diperlukan agar ego sektoral tidak menghambat penanganan kebersihan kota.

5 Formula Strategis Pengendalian Sampah

Guna mengakhiri polemik sampah liar, Pemkot Serang merumuskan lima formula strategis yang akan diimplementasikan secara menyeluruh: