Heboh KH Matin Syarkowi Hadiri Natal di GKI Serang, Tokoh Agama Tegaskan Ini Tugas Negara, Akidah Tetap Aman

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi (tengah) menghadiri perayaan Natal di GKI Serang sebagai bentuk komitmen menjaga kerukunan umat beragama, Tokoh Agama Kecamatan Walantaka, Kota Serang, KH Hisni Rifai, memberikan penjelasan, Minggu, 28 Desember 2025

i

Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi (tengah) menghadiri perayaan Natal di GKI Serang sebagai bentuk komitmen menjaga kerukunan umat beragama, Tokoh Agama Kecamatan Walantaka, Kota Serang, KH Hisni Rifai, memberikan penjelasan, Minggu, 28 Desember 2025

KILAS BANTEN – Kehadiran Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang, KH Matin Syarkowi, dalam perayaan Natal di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serang memantik perdebatan di ruang publik. Sebagian masyarakat memandang langkah tersebut sebagai simbol toleransi antarumat beragama.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan kehadiran tokoh agama Islam dalam perayaan keagamaan umat Kristiani dan mengaitkannya dengan isu akidah.

Menanggapi polemik itu, Tokoh Agama Kecamatan Walantaka, Kota Serang, KH Hisni Rifai, memberikan penjelasan. Ia menegaskan kehadiran KH Matin Syarkowi sama sekali tidak menyalahi prinsip keislaman. Menurutnya, posisi KH Matin sebagai Ketua FKUB menuntutnya hadir dalam berbagai kegiatan lintas agama sebagai bagian dari tugas kenegaraan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Menurut pandangan saya, kehadiran beliau sudah tepat. Beliau hadir bukan sebagai individu, tetapi sebagai Ketua FKUB Kota Serang,” kata KH Hisni Rifai saat ditemui di Kampung Jaha, Kecamatan Walantaka, Minggu, 28 Desember 2025.

Baca Juga  Rombak Birokrasi Besar-besaran! 6 OPD Strategis Pemkab Serang Resmi Punya Pimpinan Baru

KH Matin Syarkowi diketahui menghadiri perayaan Natal di GKI Serang pada Rabu malam, 24 Desember 2025. Kehadirannya menarik perhatian karena statusnya sebagai kiai sekaligus pimpinan FKUB, lembaga yang bertugas menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah.

KH Hisni menjelaskan FKUB merupakan wadah resmi yang dibentuk pemerintah daerah. Lembaga ini berfungsi sebagai perpanjangan tangan negara dalam merawat kerukunan dan memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman dan damai. Karena itu, kehadiran Ketua FKUB dalam perayaan hari besar agama lain merupakan hal yang wajar.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Kehadiran Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi dalam perayaan Natal di GKI Serang menuai polemik. Tokoh agama Walantaka menegaskan kehadiran itu bagian dari tugas negara dan tidak berkaitan dengan akidah.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru