Gaspol 100 Hari Kerja, Bupati Serang Ratu Zakiyah Tancap Gas Ubah Birokrasi Demi Serang Bahagia

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2026 di Aula TB Suandi, Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Selasa, 13 Januari 2026

i

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2026 di Aula TB Suandi, Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Selasa, 13 Januari 2026

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang langsung menekan pedal gas di awal 2026. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah resmi menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026. Penyerahan ini menjadi tanda dimulainya agenda kerja cepat dan terukur sejak hari pertama tahun anggaran berjalan.

 

Dalam arahannya, Bupati Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan tidak ada lagi ruang bagi perangkat daerah untuk bekerja lambat. Ia langsung menetapkan target 100 hari kerja sebagai fondasi awal untuk mewujudkan visi besar Serang Bahagia. Seluruh organisasi perangkat daerah diminta bergerak serempak dan fokus pada hasil.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Serang Tahun 2026 mencapai Rp3,3 triliun. Anggaran tersebut, menurutnya, adalah amanah masyarakat yang harus dikelola secara bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah harus kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang nyata.

Baca Juga  Gerakan Pangan Murah di Kota Serang, Bahan Pokok Dijual dengan Harga di Bawah Pasar

 

Ratu Zakiyah menjelaskan, kebijakan anggaran difokuskan pada mandatory spending. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi prioritas utama. Ketiga sektor ini dinilai krusial untuk memastikan standar pelayanan minimal dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kabupaten Serang. Ia menekankan pentingnya efektivitas program, bukan sekadar penyerapan anggaran.

 

Selain fokus pada sektor dasar, Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong transformasi digital. Salah satu langkah konkret adalah penerapan aplikasi Sistem Informasi Berbasis Online dan Sistem Terpadu (SIBOSS). Aplikasi ini dirancang untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah langsung gaspol di awal 2026. Dengan APBD Rp3,3 triliun, target 100 hari kerja dipacu untuk wujudkan pelayanan publik cepat, transparan, dan berdampak nyata bagi warga Serang.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru