KILAS BANTEN – Fraksi Gerindra Kota Serang memasang target tinggi dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.
Partai berlambang kepala garuda ini berkomitmen memangkas anggaran yang bersifat seremonial demi mengamankan program prioritas rakyat.
Anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi Gerindra, Edi Santoso, menegaskan APBD tahun depan harus fokus pada janji politik Wali Kota yang berdampak langsung ke masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut tiga sektor utama yang akan dikawal ketat perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), dan bantuan pendidikan.
“APBD kita terbatas. Jadi yang dianggarkan harus benar-benar skala prioritas. Tidak boleh lagi yang sifatnya seremonial,” tegas Edi, Selasa 25 November 2025.
Edi secara khusus menyoroti program seragam dan buku gratis untuk siswa SD dan SMP.
Menurutnya, program ini tidak bisa ditawar lagi karena menyangkut beban ekonomi orang tua murid.
“Seragam gratis dan buku gratis itu penting. Tahun 2026 masyarakat pasti menagih janji. Itu harus ditepati,” katanya.
Selain belanja prioritas, Gerindra juga menyoroti tantangan pendapatan daerah.
Kebijakan pemerintah pusat yang menggratiskan BPHTB dan PBG untuk rumah subsidi diprediksi akan mengurangi pemasukan kas daerah.
Oleh karena itu, efisiensi anggaran menjadi langkah mutlak. Pos-pos belanja yang tidak mendesak akan dialihkan untuk menutup kebutuhan pembangunan alun-alun hingga proyek flyover.
Di sisi tata kelola, Edi mengapresiasi langkah Wali Kota yang mulai menerapkan sistem merit (merit system) dalam birokrasi.
Penulis : Taman
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















