Pemkot Serang Seriusi Penataan Royal Baroe, UPT Khusus Segera Dibentuk Demi Kenyamanan Pengunjung

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILAS BANTEN – Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kawasan Royal Baroe sebagai ikon wisata baru mendapat respons serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung yang terus membludak, Pemkot Serang segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus untuk mengelola destinasi tersebut secara profesional.

Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, di Ruang Rapat Sekda, Puspemkot Serang, pada Senin 2 Februari 2026 kemarin.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi Lintas Sektor untuk Kenyamanan Publik

Nanang Saefudin menegaskan bahwa pengelolaan Royal Baroe tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.

Lonjakan pengunjung menuntut adanya manajemen terpadu yang mampu mengurusi berbagai aspek, mulai dari kebersihan, perizinan, penyelenggaraan event, hingga keamanan kawasan.

Baca Juga  Anak Putus Sekolah Gara-Gara Dibully Tak Jajan, Dindikbud Kota Serang Siapkan Uang Saku Rp500 Ribu Sebulan

“Dengan jumlah pengunjung yang luar biasa, kita perlu sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” katanya.

“Masalah kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” ujar Nanang usai rapat.

Pembentukan UPT ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat respons pemerintah terhadap dinamika di lapangan, sehingga wajah pariwisata Kota Serang tetap terjaga positif di mata publik.

Cakup Pasar Lama dan Kampung Pecinan

Dalam perencanaannya, UPTD yang akan dibentuk tidak hanya berfokus pada Royal Baroe.

Nanang menjelaskan bahwa unit ini juga akan menaungi pengelolaan destinasi ikonik lainnya, seperti Pasar Lama dan Kampung Pecinan.

Penulis : Taman

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru