KILAS BANTEN – Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kawasan Royal Baroe sebagai ikon wisata baru mendapat respons serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung yang terus membludak, Pemkot Serang segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus untuk mengelola destinasi tersebut secara profesional.
Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, di Ruang Rapat Sekda, Puspemkot Serang, pada Senin 2 Februari 2026 kemarin.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sinergi Lintas Sektor untuk Kenyamanan Publik
Nanang Saefudin menegaskan bahwa pengelolaan Royal Baroe tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.
Lonjakan pengunjung menuntut adanya manajemen terpadu yang mampu mengurusi berbagai aspek, mulai dari kebersihan, perizinan, penyelenggaraan event, hingga keamanan kawasan.
“Dengan jumlah pengunjung yang luar biasa, kita perlu sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” katanya.
“Masalah kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” ujar Nanang usai rapat.
Pembentukan UPT ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat respons pemerintah terhadap dinamika di lapangan, sehingga wajah pariwisata Kota Serang tetap terjaga positif di mata publik.
Cakup Pasar Lama dan Kampung Pecinan
Dalam perencanaannya, UPTD yang akan dibentuk tidak hanya berfokus pada Royal Baroe.
Nanang menjelaskan bahwa unit ini juga akan menaungi pengelolaan destinasi ikonik lainnya, seperti Pasar Lama dan Kampung Pecinan.
Penulis : Taman
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















