Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Serang

i

Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Serang

KILAS BANTEN – Dinas Kesehatan Kabupaten Serang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hantavirus, penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia melalui tikus dan hewan pengerat lainnya. Meski kasusnya tergolong jarang ditemukan di Indonesia, penyakit ini dinilai berbahaya karena dapat memicu gangguan organ vital hingga menyebabkan kematian.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Serang, dr. Istianah Haryati, mengatakan hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Virus tersebut sudah lama ditemukan di sejumlah negara dan kembali menjadi perhatian setelah muncul kasus infeksi di kapal pesiar beberapa waktu lalu.

 

“Hantavirus itu penyakit lama, tetapi di Indonesia memang sangat jarang ditemukan. Sekarang kembali ramai dibicarakan setelah ada kasus di kapal pesiar,” ujar Istianah, Kamis, 14 Mei 2026.

Baca Juga  DinkopUKMPerindag Kota Serang Matangkan Persiapan Kota Serang Fair On The Street At Royal Baroe

 

Ia menjelaskan, hantavirus termasuk penyakit zoonosis yang penularannya berasal dari tikus atau rodensia. Virus tidak menyebar langsung melalui udara, tetapi melalui debu, benda, atau lingkungan yang telah tercemar urin, air liur, maupun kotoran tikus.

 

Menurutnya, seseorang dapat terinfeksi saat menghirup partikel debu yang membawa virus. Risiko penularan meningkat ketika masyarakat membersihkan gudang, rumah kosong, saluran air, atau area lain yang menjadi sarang tikus tanpa menggunakan alat pelindung diri.

 

“Debu yang tercemar kotoran tikus bisa terhirup dan akhirnya menyebabkan infeksi pada manusia,” katanya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
Skandal Dana Desa Rp1 Miliar di Desa Petir Serang Meledak, Wabup Najib Hamas Warning Keras Aparatur Desa
Dinkes Kabupaten Serang mengingatkan masyarakat mewaspadai hantavirus yang ditularkan tikus. Penyakit zoonosis ini dapat memicu gagal ginjal, pneumonia berat, hingga kematian jika tidak ditangani cepat.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32

Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu

Berita Terbaru