Menurut Istianah, langkah sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dapat membantu mengurangi risiko penularan virus maupun bakteri penyebab penyakit.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat harus rutin menjaga kebersihan dan memberantas tempat berkembang biaknya tikus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat membersihkan area yang diduga tercemar kotoran tikus. Penggunaan masker dan sarung tangan dinilai penting untuk mencegah paparan debu maupun cairan yang mengandung virus.
“Gunakan masker agar tidak menghirup debu tercemar. Pakai sarung tangan juga penting, terutama jika ada luka terbuka di tangan atau kaki,” katanya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, Dinkes Kabupaten Serang meminta masyarakat menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal. Warga diimbau mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, beristirahat cukup, dan mengelola stres dengan baik untuk memperkuat sistem imun tubuh.
Pemerintah berharap langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini agar penyebaran penyakit akibat tikus tidak berkembang menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang lebih luas di Kabupaten Serang.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















