KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus mempercepat upaya penanganan stunting di berbagai wilayah. Salah satu langkah terbaru dilakukan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang dengan menyalurkan bantuan paket pangan B2SA kepada 30 balita di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda.
Program ini menyasar balita prioritas yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi harian. Bantuan diberikan dalam bentuk paket pangan B2SA atau Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman sebagai bagian dari intervensi gizi untuk menekan angka stunting.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda Pembinaan Kewaspadaan Pangan dan Gizi yang dijalankan DKP Kota Tangerang. Pemerintah daerah ingin memastikan anak-anak mendapatkan akses pangan sehat dan bergizi demi mendukung tumbuh kembang secara optimal.
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang, Lisnah, mengatakan Kelurahan Jurumudi dipilih berdasarkan hasil pemantauan kondisi pangan dan status gizi masyarakat di wilayah tersebut.
Menurut dia, intervensi harus dilakukan secara tepat sasaran agar program penanganan stunting berjalan efektif dan memberikan hasil nyata terhadap kondisi kesehatan balita.
“Kami hadir langsung di Kelurahan Jurumudi untuk memberikan stimulan gizi. Fokus kami adalah balita yang secara indikator berat badannya masih di bawah standar,” ujar Lisnah, Jumat, 15 Mei 2026.
Lisnah menjelaskan paket pangan yang disalurkan berisi kombinasi bahan makanan segar dengan kandungan nutrisi lengkap. Paket tersebut terdiri dari sumber karbohidrat kompleks, protein hewani, serta sayuran segar yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak.
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















