KILAS BANTEN – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten menunjukkan respons cepat dalam menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Kadubereum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana, lembaga ini mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak.
Bencana banjir dan longsor menyebabkan sejumlah rumah warga terendam dan berada dalam kondisi rawan. Banyak warga terpaksa mengungsi demi keselamatan. Situasi tersebut berdampak langsung pada keterbatasan akses makanan dan kebutuhan dasar lainnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Banten segera mengambil langkah darurat. Dapur umum didirikan di lokasi strategis agar mudah dijangkau warga. Fasilitas ini difungsikan untuk menyiapkan makanan siap saji bagi para pengungsi dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.
Setiap hari, relawan BAZNAS Banten bekerja sejak pagi. Mereka menyiapkan bahan makanan, memasak, dan mendistribusikan makanan ke titik-titik pengungsian. Proses distribusi dilakukan secara langsung untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.
Relawan juga melibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan dapur umum. Kerja sama ini mempercepat proses penyediaan makanan sekaligus memperkuat solidaritas di tengah situasi darurat. Kehadiran dapur umum menjadi penopang utama bagi warga yang kehilangan akses dapur dan peralatan memasak.
Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Banten, Suhud, turut turun langsung ke lokasi bencana. Ia menegaskan bahwa pendirian dapur umum merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 Selanjutnya















