Anak Putus Sekolah Gara-Gara Dibully Tak Jajan, Dindikbud Kota Serang Siapkan Uang Saku Rp500 Ribu Sebulan

Senin, 11 Agustus 2025 - 14:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dindikbud Kota Serang

i

Dindikbud Kota Serang

“Anak diejek teman karena tidak jajan. Mereka diolok-olok, dibully, akhirnya mentalnya jatuh dan malu untuk sekolah,” ungkapnya.

Ketiga, adalah faktor pola pikir orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya pendidikan, sehingga anak usia produktif malah didorong untuk bekerja.

Untuk memutus siklus tersebut, skema bantuan dirancang tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga mengembalikan martabat dan kepercayaan diri siswa.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggaran sebesar Rp16 miliar yang dialokasikan pada tahun 2026 akan fokus pada penyediaan seragam jadi.

Sementara uang saku Rp500.000 per bulan untuk setiap siswa sasaran sedang diupayakan melalui dana CSR perbankan.

“Kami mengusulkan minimal Rp500.000 per bulan. Tapi ini tergantung ketersediaan dana CSR nanti,” jelas Suherman.

Baca Juga  Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

Bantuan ini tidak akan diberikan secara acak. Prioritas utama adalah siswa dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di lembaga pendidikan (baik negeri maupun swasta) dengan akreditasi C.

“Logikanya, sekolah dengan akreditasi A seperti sekolah-sekolah besar itu sudah mapan. Justru yang akreditasinya C ini yang paling butuh uluran tangan, karena siswanya mayoritas dari keluarga kurang mampu,” terangnya.

Untuk memastikan akurasi, data penerima akan diverifikasi secara ketat, menggabungkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan data riil yang diajukan oleh pihak sekolah.

“Data dari sekolah kami verifikasi, baru dilaporkan ke Wali Kota. Ini untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran dan benar-benar sampai ke anak yang membutuhkan, bukan untuk yang lain,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
GUSDURian Gelar Nobar “Pesta Babi” di Kota Serang Guncang Isu Papua, Kolonialisme Modern Disorot Tajam

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Kamis, 30 April 2026 - 19:00

Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat

Kamis, 30 April 2026 - 18:11

NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang

Kamis, 30 April 2026 - 06:00

Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah

Berita Terbaru