Ia mengatakan botol plastik yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai kini justru dapat menghasilkan uang setelah dikumpulkan dan disetorkan ke bank sampah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Sangat membantu. Dulu sampah plastik langsung dibuang, sekarang botol yang tidak terpakai bisa menjadi tambahan uang,” ujar Pipit.
Menurut Pipit, hampir seluruh warga di lingkungan tersebut merasakan dampak positif dari keberadaan bank sampah. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi dari sampah yang sebelumnya terbuang percuma.
“Semua warga terbantu. Sampah yang dulu berserakan sekarang ditampung di Bank Sampah 102 dan hasilnya juga membantu kesejahteraan warga,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai peduli terhadap pengelolaan sampah dari lingkungan rumah masing-masing. Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dapat menjadi solusi sederhana untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
“Persoalan sampah jangan diwariskan kepada anak cucu. Kita bisa mulai memilah sampah dari rumah agar dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi,” tandasnya.***
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM





















