Belajar Yuk, Inilah Majas Metafora Dalam Puisi Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majas Metafora Dalam Puisi Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang/Freepik

i

Majas Metafora Dalam Puisi Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang/Freepik

Dan kotak sepatunya tersembul malu-malu
Aku memandang kopiku
Dua jam aku dan kopiku menunggu
Tak apa,
Aku dan kopiku adalah karib, kami bersabar layaknya waktu

Kau bertanya kenapa aku ingin bertemu
Benakku melayang ke masa lalu
Kau dan aku sama-sama bahagia bermain sepanjang waktu
Kau tak pernah bertanya kenapa aku memanggilmu

Aku pun tak pernah bertanya kenapa kau ingin bertemu Saat itu, kau tahu,
Hatiku serupa baling-baling
Ikut ke mana pun kau pergi.
Tapi kini baling-balingku mungkin sudah rusak

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak bisa berputar ke arah anginmu berkesiur
Anginmu pun mungkin sudah berubah arah
Aku tidak mengenali lagi

Kau menunggu aku berbicara
Aku menunggu kau berkata-kata
Kopiku menunggu segala hal yang sia-sia

Baca Juga  Apakah Yayasan Dapat Membuat UMKM Sebagai Suatu Unit Usahanya? Jelaskan dengan Lengkap

Kau tahu,
Aku dan kopiku seperti waktu
Bersabar menunggu apa pun berlalu

Majas metafora dalam puisi kedai kopi pukul sebelas siang

Jawaban

Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal tanpa menggunakan kata-kata pembanding secara langsung, seperti “seperti” atau “bagai”.

Dalam puisi “Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang” karya Maya Lestari Gf., penggunaan metafora menjadi salah satu elemen yang memperkuat makna dan emosi dalam setiap baitnya.

Berikut adalah beberapa contoh majas metafora yang terdapat dalam puisi ini:

1. “Aku dan kopiku adalah karib, kami bersabar layaknya waktu.”

Dalam kalimat ini, hubungan antara tokoh utama dengan kopi diibaratkan seperti sahabat atau karib yang memiliki kesabaran seperti waktu.

Metafora ini memperlihatkan kesetiaan dan ketegaran, meskipun waktu terus berlalu.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan
Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan
Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal
Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik
Apakah Anda Setuju dengan Pengkreditan Semua Pajak Masukan di Atas?
Bagaimana Menurut Anda Peran Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam Membantu Organisasi atau Usaha
Pengadaan Barang dan Jasa Publik di Indonesia Telah Mengalami Banyak Perbaikan, Apa Tantangan Selanjutnya yang Perlu Diperbaiki

Berita Terkait

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan

-

Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan

-

Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal

-

Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik

Berita Terbaru