Adapun sistem pembinaan di ma’had, lanjutnya, adalah pengajian asatidz-asatidzah bakda maghrib (pengajian kitab, academic writing, bahtsul masail, dan lainnya); mentoring musyrif-musyrifah bakda subuh (tahfidz, tahsin, pengembangan bahasa Arab dan Inggris, dan lainnya); dan pengembangan minat bakat bakda ashar (olahraga, pelatihan hadroh, qira’atul kutub, pelatihan Ms. Office, pelatihan khatib, pelatihan pengurusan jenazah, dan lainnya).
“Pembinaan di ma’had dimaksudkan untuk meningkatkan lima aspek utama, yaitu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), teknik berpikir integratif antara khazanah klasik dan kontemporer (technique), sikap dan sopan santun (attitude), serta pengalaman (experience),” tutup Muchlishon.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten

















