Dari Kota Serang Menggema Agenda Besar Nasional, ISNU Dipacu Jadi Mesin Perubahan Sosial Menuju Indonesia Emas 2045

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Diseminasi Hasil Penelitian Transformasi Kelembagaan ISNU yang digelar Kementerian Agama di Kota Serang, Banten, membahas peran strategis ISNU dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

i

Seminar Diseminasi Hasil Penelitian Transformasi Kelembagaan ISNU yang digelar Kementerian Agama di Kota Serang, Banten, membahas peran strategis ISNU dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Namun, tantangan ISNU saat ini tidak ringan. Ali menilai, organisasi sarjana NU harus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Disrupsi terjadi di berbagai sektor. Perubahan sosial berlangsung cepat dan sering kali tidak terduga.

Ia juga menyoroti persoalan otoritas keagamaan di ruang publik. Menurutnya, figur keagamaan instan yang populer di media sosial kerap lebih menonjol dibandingkan intelektual dengan kedalaman ilmu dan tradisi akademik yang kuat.

“Di ruang publik, otoritas keagamaan sering kalah oleh kemasan. Padahal, intelektual ISNU memiliki kompetensi keilmuan yang jauh lebih komprehensif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil penelitian tersebut menegaskan, ISNU tidak cukup berfungsi sebagai forum silaturahmi sarjana NU. Organisasi ini didorong tampil sebagai aktor transformasi sosial. Peran itu diwujudkan melalui riset yang aplikatif, advokasi kebijakan publik, serta penguatan kapasitas masyarakat dengan pendekatan solutif.

Baca Juga  Walikota Serang Kukuhkan Pengurus FKUB Masa Bakti 2025–2030, Ajak Jaga Kerukunan Umat

“ISNU harus berani mengambil peran sebagai think tank, motor advokasi kebijakan, dan pendamping masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial,” kata Ali.

Tim peneliti merekomendasikan sejumlah langkah strategis. Di antaranya penguatan infrastruktur organisasi, pengembangan fungsi riset dan advokasi, kolaborasi lintas sektor dan generasi, serta internasionalisasi kepakaran ISNU.

Kendati demikian, Sekretaris Umum PP ISNU, H Wardi Taufik, menyebut internasionalisasi sebagai tantangan besar ke depan. Ia menilai hasil riset ini membantu ISNU memetakan kekuatan dan kelemahan organisasi secara lebih objektif.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Wacana pembangunan nasional menguat dari Kota Serang. ISNU didorong tampil lebih progresif sebagai motor perubahan sosial, think tank kebijakan, dan kekuatan intelektual menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

Berita Terbaru