Dear Semua Pihak, PCNU Minta Jangan Bikin Kegaduhan, Wali Kota Serang Lagi Tancap Gas Bangun Kota

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi menyampaikan sikap PCNU dalam menjaga kondusivitas daerah demi kelancaran pembangunan Kota Serang.

i

Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi menyampaikan sikap PCNU dalam menjaga kondusivitas daerah demi kelancaran pembangunan Kota Serang.

KILAS BANTEN – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang, KH Saifun Nawasi, meminta seluruh pihak untuk tidak memperkeruh situasi di Kota Serang. Ia menegaskan bahwa saat ini Wali Kota Serang Budi Rustandi sedang fokus penuh menjalankan agenda pembangunan.

 

KH Saifun menyampaikan pesan tersebut sebagai respons atas munculnya komentar dari pihak luar daerah yang menyoroti polemik antara Wali Kota Serang dengan media. Menurutnya, dinamika tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi kegaduhan yang mengganggu jalannya pemerintahan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menilai, konsentrasi kepala daerah sangat dibutuhkan agar program pembangunan dapat berjalan optimal. Situasi yang tidak kondusif justru berpotensi memperlambat kerja pemerintah dan merugikan masyarakat.

Baca Juga  Revitalisasi Kanal Banten Lama: Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Kota Serang

 

“Wali Kota Serang sedang semangat-semangatnya membangun. Jangan sampai fokus beliau terganggu oleh kegaduhan yang tidak perlu. Kita membutuhkan suasana kondusif agar pembangunan berjalan lancar,” ujar KH Saifun Nawasi di Serang, Kamis, 29 Januari 2026.

 

Menurut KH Saifun, stabilitas daerah merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan perencanaan dan anggaran, tetapi juga ketenangan sosial dan dukungan dari berbagai pihak.

 

Ia menilai, komentar atau intervensi dari luar wilayah yang tidak memahami konteks lokal sering kali justru menimbulkan kesalahpahaman. Kondisi tersebut dinilai kontraproduktif terhadap upaya percepatan pembangunan yang saat ini sedang dijalankan Pemerintah Kota Serang.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi meminta semua pihak menahan diri dan tidak memicu kegaduhan. Ia menegaskan Wali Kota Serang Budi Rustandi sedang fokus membangun dan membutuhkan suasana kondusif

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru