Dear Semua Pihak, PCNU Minta Jangan Bikin Kegaduhan, Wali Kota Serang Lagi Tancap Gas Bangun Kota

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi menyampaikan sikap PCNU dalam menjaga kondusivitas daerah demi kelancaran pembangunan Kota Serang.

i

Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi menyampaikan sikap PCNU dalam menjaga kondusivitas daerah demi kelancaran pembangunan Kota Serang.

KILAS BANTEN – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang, KH Saifun Nawasi, meminta seluruh pihak untuk tidak memperkeruh situasi di Kota Serang. Ia menegaskan bahwa saat ini Wali Kota Serang Budi Rustandi sedang fokus penuh menjalankan agenda pembangunan.

 

KH Saifun menyampaikan pesan tersebut sebagai respons atas munculnya komentar dari pihak luar daerah yang menyoroti polemik antara Wali Kota Serang dengan media. Menurutnya, dinamika tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi kegaduhan yang mengganggu jalannya pemerintahan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menilai, konsentrasi kepala daerah sangat dibutuhkan agar program pembangunan dapat berjalan optimal. Situasi yang tidak kondusif justru berpotensi memperlambat kerja pemerintah dan merugikan masyarakat.

Baca Juga  Dua Hari Berjalan, Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Kota Serang Catat Rp1 Miliar

 

“Wali Kota Serang sedang semangat-semangatnya membangun. Jangan sampai fokus beliau terganggu oleh kegaduhan yang tidak perlu. Kita membutuhkan suasana kondusif agar pembangunan berjalan lancar,” ujar KH Saifun Nawasi di Serang, Kamis, 29 Januari 2026.

 

Menurut KH Saifun, stabilitas daerah merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan perencanaan dan anggaran, tetapi juga ketenangan sosial dan dukungan dari berbagai pihak.

 

Ia menilai, komentar atau intervensi dari luar wilayah yang tidak memahami konteks lokal sering kali justru menimbulkan kesalahpahaman. Kondisi tersebut dinilai kontraproduktif terhadap upaya percepatan pembangunan yang saat ini sedang dijalankan Pemerintah Kota Serang.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi meminta semua pihak menahan diri dan tidak memicu kegaduhan. Ia menegaskan Wali Kota Serang Budi Rustandi sedang fokus membangun dan membutuhkan suasana kondusif

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru