KH Saifun menegaskan bahwa setiap daerah memiliki karakter, dinamika sosial, dan mekanisme penyelesaian masalah sendiri. Oleh karena itu, persoalan internal Kota Serang sebaiknya disikapi dan diselesaikan oleh elemen masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Masalah di dalam kota ini bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan tabayyun. Tidak perlu dibesarkan hingga memicu polemik yang berkepanjangan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, KH Saifun juga menyampaikan komitmen PCNU Kota Serang untuk ikut menjaga kondusivitas umat dan masyarakat. Ia menyatakan, PCNU siap berperan aktif menciptakan suasana yang aman dan sejuk agar roda pemerintahan dapat berjalan tanpa tekanan yang tidak perlu.
“Biarkan Pak Wali Kota bekerja. Kami di PCNU Kota Serang siap menjaga gawang agar situasi tetap adem dan tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan, untuk bersatu mendukung langkah-langkah konkret pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan nyata jauh lebih dibutuhkan dibanding perdebatan yang tidak menyentuh substansi persoalan.
KH Saifun menilai, Kota Serang saat ini berada pada fase penting dalam pembangunan. Berbagai program penataan kota, peningkatan infrastruktur, dan perbaikan pelayanan publik membutuhkan energi positif dari semua pihak.
Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disalurkan secara konstruktif dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















