Dikebut Jelang Tutup Buku, DPRD Kabupaten Serang Klaim Serapan Anggaran 2025 Hampir Sempurna

Kilas Banten
19 Des 2025 19:30
Serang 0
4 menit membaca

“Tadi disampaikan ada yang sudah 80 sekian persen, ada juga yang mendekati 90 persen. Target di akhir Desember, mereka optimistis bisa mencapai 98, 99 persen, bahkan ada yang 100 persen,” kata Yadi.

Ia menegaskan, sisa anggaran yang belum terserap bukan disebabkan oleh kegagalan pekerjaan di lapangan. Secara umum, kegiatan fisik sudah diselesaikan sesuai kontrak. Namun, masih terdapat tahapan administratif yang harus dipenuhi sebelum pembayaran dapat direalisasikan sepenuhnya.

Menurut Yadi, hambatan administratif paling banyak terjadi pada proyek konstruksi, khususnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Proyek-proyek fisik membutuhkan proses uji laboratorium dan uji mutu sebagai bagian dari standar teknis sebelum dinyatakan final.

“Untuk Dinas PUPR Kabupaten Serang, kendalanya ada di uji laboratorium konstruksi yang harus dilakukan di tingkat provinsi. Di sana antreannya cukup panjang karena program pembangunan di Provinsi Banten juga sedang padat,” jelasnya.

Selain faktor teknis, keterlambatan pelaksanaan kegiatan di awal tahun 2025 turut memengaruhi laju serapan anggaran. Kondisi tersebut terjadi akibat masa transisi pemerintahan yang berdampak pada penyesuaian program dan administrasi. Meski demikian, Yadi menilai keterlambatan itu masih dalam batas wajar dan bisa dikejar.

“Memang sempat ada keterlambatan di awal tahun karena transisi. Tapi secara keseluruhan masih bisa diantisipasi dan dikejar,” ujarnya.

Baca Juga  Darurat Sampah Mengintai Jelang Tahun Baru, DPRD Kabupaten Serang Bongkar Masalah Lama dan Desak Pemda Bertindak Keras

Yadi juga memastikan tidak ada pekerjaan fisik yang mangkrak atau berpotensi gagal diselesaikan. Seluruh kegiatan lapangan, kata dia, sudah rampung. Yang tersisa saat ini hanya proses administrasi sebagai syarat pencairan anggaran.