Di Haul Gus Dur ke-16, GUSDURian Karawang Serukan Toleransi Jangan Pernah Padam

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh lintas agama dan masyarakat menghadiri peringatan Haul Gus Dur ke-16 yang digelar Gusdurian Karawang di Pondok Pesantren Al Hijaz, Klari, Karawang.

i

Tokoh lintas agama dan masyarakat menghadiri peringatan Haul Gus Dur ke-16 yang digelar Gusdurian Karawang di Pondok Pesantren Al Hijaz, Klari, Karawang.

KILAS BANTEN – Semangat toleransi dan kebangsaan menggema di Karawang saat komunitas GUSDURian menggelar peringatan Haul ke-16 Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Hijaz, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Sabtu malam, 27 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama untuk merawat nilai kemanusiaan, keberagaman, dan persatuan bangsa.

Haul Gus Dur ke 16 di Karawang berlangsung khidmat. Ratusan jamaah dan tamu undangan memadati area pesantren sejak awal acara. Sejumlah tokoh penting daerah turut hadir. Di antaranya Ketua DPRD Karawang H Endang Sodikin, KH Ade Fatahillah, KH Emay Ahmad Maehi, Gus Wahid Roesdy, perwakilan Polres Karawang, serta para tokoh lintas agama. Kehadiran mereka memperlihatkan wajah Indonesia yang beragam dan saling menghormati.

Koordinator GUSDURian Karawang, Ahmad Rohiman, menegaskan bahwa haul ini tidak sekadar mengenang wafatnya Gus Dur. Menurut dia, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan Gus Dur dalam kehidupan sehari-hari. Nilai itu mencakup toleransi, pembelaan terhadap kelompok lemah, dan komitmen pada persatuan nasional.

“Gus Dur bukan hanya milik Nahdlatul Ulama. Gus Dur adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Melalui haul ini, kami ingin terus merawat semangat kebangsaan, keberagaman, dan kemanusiaan yang beliau wariskan,” ujar Ahmad Rohiman.

Rohiman menjelaskan, Gus Dur selama hidupnya memberikan teladan nyata dalam merawat perbedaan. Gus Dur dikenal konsisten membela kelompok minoritas dan memperjuangkan hak asasi manusia. Ia juga aktif membangun dialog lintas iman demi menciptakan kehidupan berbangsa yang damai. Nilai-nilai tersebut, kata Rohiman, terus dijaga dan disebarkan oleh jaringan Gusdurian di berbagai daerah.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Haul Gus Dur ke-16 di Karawang menjadi momentum penting bagi komunitas Gusdurian untuk meneguhkan nilai toleransi, kemanusiaan, dan kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Berita Terkait

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

Berita Terbaru