Dinkes Kota Tangerang Kerahkan Ratusan Kader untuk Perkuat Pendampingan, Ledakan Populasi Lansia Mengintai

Kilas Banten
10 Jun 2026 22:00
4 menit membaca

Saat ini, Kota Tangerang memiliki sekitar 500 kader Peri Lansia yang tersebar di berbagai kecamatan dan kelurahan. Mereka berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara merawat lansia, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga lanjut usia dengan keterbatasan fisik maupun kesehatan.

 

Dinas Kesehatan Kota Tangerang terus melakukan peningkatan kapasitas kader melalui berbagai pelatihan berkelanjutan. Pada pelatihan sebelumnya, sebanyak 50 kader telah mendapatkan pembekalan khusus. Sementara pada pelatihan terbaru, sebanyak 39 peserta kembali mengikuti bimbingan teknis yang berfokus pada pendampingan lansia berisiko tinggi.

 

Secara keseluruhan, sebanyak 589 kader Peri Lansia telah mendapatkan pelatihan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Jumlah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan dan edukasi hingga ke tingkat lingkungan masyarakat.

 

Baca Juga  Tangerang Ngebut Tekan TBC, Skrining Tembus 51 Persen dalam Empat Bulan dan Jadi Terbaik di Banten

Untuk mendukung kualitas pelatihan, Dinkes menghadirkan sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidang kesehatan lanjut usia. Mereka berasal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rumah Sakit Soeharto Heerdjan, dan Wulan Nurse.

 

Peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari teknik pendampingan, perawatan dasar, hingga penanganan lansia yang mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Materi tersebut dirancang agar para kader mampu menjadi pendamping sekaligus sumber informasi bagi keluarga yang merawat lansia di rumah.

 

Data Dinas Kesehatan Kota Tangerang menunjukkan sebagian besar lansia di wilayah tersebut masih berada dalam kondisi sehat dan mandiri. Sebanyak 97 persen lansia masih mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri, menjaga kesehatan, bahkan tetap aktif dalam kegiatan sosial maupun ekonomi.