Selain itu, skor Dinamika Bisnis Kota Serang tercatat di angka 3,43, yang merupakan angka tertinggi se-Provinsi Banten.
Tingginya kedua indikator ini membuktikan bahwa perputaran uang dari UMKM, menjamurnya usaha baru, serta daya saing produk lokal di Kota Serang berjalan sangat lincah dan sehat.
Ekosistem ekonomi yang dinamis ini turut didukung oleh sektor Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mencapai skor 4,82.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku usaha di Kota Serang sudah melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar.
Prestasi gemilang ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa ekosistem ekonomi kerakyatan, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), telah menjadi kekuatan utama ibu kota provinsi.
Meski sukses membawa Kota Serang meraih prestasi bergengsi, Wali Kota Serang Budi Rustandi tetap menunjukkan sikap rendah hati dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ia menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi melipatgandakan kinerja.
“Alhamdulillah, berarti saya harus tingkatkan kinerjanya. Apapun hasil yang bagus untuk saya dan Pemerintah Kota Serang, tentu itu tidak menjadikan saya puas, tapi terus tetap bekerja, dan capaiannya tetap masyarakat yang merasakan, ya. Sekarang trennya adalah kerja nyata, itu aja,” tegas Budi Rustandi.
Budi juga berpesan kepada para OPD agar birokrasi terus bergerak maju melayani rakyat.
“Yang pasti kepada OPD bukan mempertahankan, terus tingkatkan prestasinya. Karena kinerjanya kan saya yang menilai, tentu saya merasakan, dan dampaknya itu kepada masyarakat. Kalau masyarakat merasakan dampaknya bagus, ya berarti bagus kerjanya,” tambahnya.
Penulis : Rey
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















