DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Pendopo Bupati Serang

i

Gedung Pendopo Bupati Serang

 

“Setiap tahun sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi, terutama di wilayah yang banyak mengirim PMI. Tapi memang ada kendala di anggaran,” katanya.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah utara Kabupaten Serang disebut sebagai daerah dengan jumlah pekerja migran terbanyak, khususnya ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. DPRD mendorong agar sosialisasi dilakukan lebih intensif di daerah tersebut agar informasi dapat menjangkau masyarakat secara langsung.

 

Basit menilai, ada dua langkah penting yang harus diperkuat pemerintah daerah. Pertama, meningkatkan penyebaran informasi mengenai prosedur resmi bagi calon pekerja migran. Kedua, memberikan edukasi terkait negara tujuan yang aman dan memiliki kerja sama resmi dengan pemerintah Indonesia.

 

Baca Juga  Wakil Wali Kota Serang Ajak Pelajar Jadi Agen Lingkungan Lewat Program Gemash

Selain itu, ia juga menyinggung peluang kerja ke Jepang yang sempat terbuka luas bagi tenaga kerja Indonesia. Namun, kesempatan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena banyak calon pekerja yang belum memenuhi kualifikasi.

 

“Kesempatan itu ada, tapi kualitas tenaga kerja kita harus ditingkatkan. Banyak yang tidak lolos seleksi, sehingga kuota tidak terpenuhi,” ujarnya.

 

Dari sisi pengawasan, DPRD menekankan pentingnya peran pemerintah desa. Warga yang ingin bekerja ke luar negeri diminta untuk melapor kepada kepala desa dan berkonsultasi dengan dinas terkait sebelum mengambil keputusan.

 

“Kalau ada tawaran kerja, sebaiknya konsultasi dulu ke dinas. Di sana ada bagian advokasi yang bisa membimbing agar prosesnya aman,” kata Basit.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
DPRD Kabupaten Serang “Semprot” LKPJ Bupati 2025, Pansus Beri Ultimatum 2 Hari untuk Perbaikan Total
DPRD Kabupaten Serang mengungkap celah maraknya PMI ilegal. Minimnya pemahaman warga jadi penyebab utama. Masyarakat diminta gunakan jalur resmi demi keamanan.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru