“Kami berharap seluruh delegasi mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa prestasi untuk FUDA UIN SMH Banten. Namun yang tidak kalah penting, peserta harus tetap menjunjung sportivitas, menjaga adab, dan memperluas jejaring akademik selama kegiatan berlangsung,” ujar Dr. Masykur, Minggu, 17 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan mahasiswa Ushuluddin harus mampu tampil kompetitif tanpa meninggalkan nilai moral dan identitas akademik yang menjadi ciri khas kampus Islam.
Dalam proses persiapan, para delegasi mendapatkan pembinaan langsung dari dosen pendamping sesuai cabang lomba masing-masing. Program tersebut mencakup penguatan materi, simulasi presentasi, pendalaman substansi penelitian, hingga pelatihan mental bertanding.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FUDA UIN SMH Banten, Dr. Endang Saeful Anwar, menyebut perkembangan kemampuan para peserta menunjukkan tren positif setelah melalui berbagai tahapan evaluasi.
“Pada bidang ilmiah dan riset, argumentasi serta substansi penelitian mahasiswa sudah dibedah secara mendalam bersama dosen pembina. Begitu juga bidang seni, peserta sudah menunjukkan penghayatan dan teknik penampilan yang semakin matang,” kata Dr. Endang.
Menurut dia, evaluasi akhir kini difokuskan pada kesiapan mental dan fisik delegasi. Hal itu dinilai penting karena atmosfer kompetisi nasional dipastikan berlangsung ketat dengan tekanan persaingan yang tinggi.
Dr. Endang meminta seluruh delegasi menjaga disiplin, stamina, dan kekompakan tim menjelang keberangkatan ke Makassar. Ia menilai chemistry antarpeserta menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi performa saat lomba berlangsung.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















