KH Saudi Mu’in juga menyinggung soal niat dalam beramal. Ia menegaskan bahwa niat adalah urusan pribadi antara manusia dan Tuhan. Tidak ada manusia yang mampu menilai keikhlasan orang lain.
“Masalah beramal karena Allah atau karena motif lain itu tidak bisa dibuktikan oleh manusia. Hanya Allah dan orang yang melakukannya yang tahu,” katanya.
Ia menambahkan, menuduh seseorang berbuat baik karena kepentingan tertentu juga tidak dibenarkan dalam ajaran agama. Sikap saling curiga justru akan memperlebar jurang perpecahan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui pernyataan ini, KH Saudi Mu’in berharap polemik kehadiran tokoh Islam dalam perayaan Natal tidak terus melebar. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi perbedaan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menghentikan fitnah demi keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten

















