Hilang Diterkam Buaya, Warga Pandeglang Masih dalam Pencarian

Jumat, 18 Oktober 2024 - 22:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilang Diterkam Buaya

i

Hilang Diterkam Buaya

KILAS BANTEN – Seorang warga Kampung Cisaat, Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Banten, bernama Jana (50 tahun) dilaporkan hilang.

Jana dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat memancing di Sungai Cijalarang.

Hingga saat ini, keberadaan korban belum diketahui, dan pencarian masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut saksi, terakhir kali Jana terlihat oleh warga sedang memancing sekitar pukul 09.00 WIB.

Beberapa warga mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai, yang diduga berasal dari korban.

Informasi awal mengenai kejadian ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada tanggal 18 Oktober pukul 18.54 WIB dari Ryan, anggota BPBD Kabupaten Pandeglang.

Menurut laporan, insiden yang menimpa Jana diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga  Heboh Lagi, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan MPS Banten ke Polisi: Materi Stand Up “Mens Rea” Dinilai Lakukan Penistaan Agama

Setelah mendengar kabar tersebut, warga sekitar berusaha melakukan pencarian di sepanjang sungai, tetapi sayangnya belum menemukan hasil.

Pencarian tidak hanya dilakukan oleh warga setempat, tetapi juga melibatkan tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Pandeglang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa tim SAR sudah diturunkan untuk membantu pencarian korban yang hilang di Sungai Cijalarang.

Pencarian terus dilakukan dengan berbagai upaya, termasuk menyusuri sungai dan melakukan pengamatan dari berbagai sudut.

Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Tim SAR dan warga bekerja keras, berharap bisa segera menemukan korban atau setidaknya mendapatkan petunjuk mengenai keberadaannya.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, UIN Banten Perkuat Upaya Layanan Informasi Publik dan Akuntabilitas Kampus
Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata
Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi
Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
20 Tahun Bertahan dan Berkembang, Klinik MMC Menes Siap Ekspansi Besar-besaran Layanan Kesehatan di Pandeglang

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:00

Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, UIN Banten Perkuat Upaya Layanan Informasi Publik dan Akuntabilitas Kampus

Senin, 20 April 2026 - 16:22

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

Senin, 20 April 2026 - 15:00

Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:00

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

Sabtu, 18 April 2026 - 15:08

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

Berita Terbaru