Suasana kawasan Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang menyimpan jejak sejarah pelarian etnis Cina Benteng pada abad ke-18.
Burhanudin menilai penelusuran sejarah asal-usul Kedaung Wetan bukan sekadar mengenang masa lalu. Lebih dari itu, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa setiap ruang yang ditempati masyarakat saat ini lahir dari perjalanan sejarah yang panjang, penuh perjuangan, serta proses percampuran budaya yang patut dihargai.
“Penelusuran asal-usul Kedaung Wetan ini menjadi pengingat berharga bahwa ruang tempat kita tinggal hari ini dibangun di atas fondasi perjuangan, akulturasi budaya yang kuat, serta keharmonisan bersama alam yang wajib dirawat,” tulisnya.
Melalui kisah tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal sejarah daerahnya sendiri sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Sejarah Kedaung Wetan menjadi bukti bahwa Kota Tangerang tumbuh dari keberagaman yang telah mengakar sejak ratusan tahun silam.***