Kapuspenkum Pastikan Kejagung Tindaklanjuti Laporan Dugaan Mafia Pupuk di Tubuh BUMN PT PI

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung

i

Kejagung

KILAS BANTEN – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik mafia pupuk dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan kuota pupuk di tubuh PT Pupuk Indonesia (Persero).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Kejagung, kata dia, terbuka terhadap aspirasi publik dan tidak menutup kemungkinan menelusuri pihak-pihak yang memiliki kewenangan strategis di dalam perusahaan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima setiap laporan dan penyampaian pikiran dari masyarakat, yang nantinya akan disalurkan sesuai dengan penafsiran dan detail yang ada dalam setiap kasus,” ujar Anang saat merespons aksi unjuk rasa di Gedung Kejagung, Jumat 30 Januari 2026 silam.

Baca Juga  Gaspol PMB PTKIN 2026, Kemenag dan Kampus Islam Negeri Bangun Barisan Nasional

Disorot Publik dan Lembaga Pengawas

Desakan agar Kejagung mengusut dugaan mafia pupuk menguat setelah sejumlah elemen masyarakat menyuarakan adanya ketidakwajaran dalam mekanisme distribusi dan kuota pupuk nonsubsidi.

Isu tersebut juga dikaitkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai pemborosan dan inefisiensi anggaran di PT Pupuk Indonesia.

Laporan Hasil Pemeriksaan Semester (LHPS) I Tahun 2025 BPK mencatat adanya puluhan temuan yang dinilai berpotensi merugikan negara dengan nilai mencapai Rp12,59 triliun.

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar desakan publik agar aparat penegak hukum melakukan pendalaman.

Dugaan Praktik Diskriminatif

Sejumlah pengamat dan kelompok masyarakat juga menyoroti dugaan adanya perlakuan khusus dalam distribusi kuota pupuk nonsubsidi.

Penulis : Taman

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya

Berita Terkait

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

Berita Terbaru