“Royal Baroe adalah milik masyarakat Kota Serang. Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahannya,” katanya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa kebersihan mencerminkan karakter dan kualitas keimanan seseorang. Dalam kesempatan itu, ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW sebagai penguat pesan moral kepada masyarakat.
“Saya ingin mengutip satu hadis, afdolul iman qauli la ilaha illallah wa adnaha ima tathatu al-adza ‘anith thariq. Artinya, keimanan paling tinggi adalah mengucapkan la ilaha illallah. Dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan, termasuk membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.
Menurutnya, pesan hadis tersebut relevan dengan kehidupan sosial. Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan selama kirab budaya berlangsung merupakan bentuk tanggung jawab bersama sekaligus wujud iman dalam praktik sehari-hari.
Dalam beberapa tahun terakhir, isu toleransi dan kerukunan umat beragama menjadi perhatian di berbagai daerah. FKUB Kota Serang berupaya menghadirkan ruang dialog dan perjumpaan melalui pendekatan budaya. Kirab Budaya Lintas Iman menjadi salah satu upaya konkret untuk merawat harmoni di tengah keberagaman.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan saling mengenal dan menghargai perbedaan. Interaksi yang terbangun di ruang publik dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial. FKUB menilai budaya sebagai sarana efektif untuk membangun komunikasi lintas iman tanpa sekat.
KH Matin berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda, dapat berpartisipasi aktif. Ia optimistis kegiatan ini akan berjalan tertib dan lancar dengan dukungan semua pihak.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















