Sementara itu, Ketua Forum Pergerakan Mahasiswa Pertama (Permata) PMII Unpam Serang, Halalan Toyyiba, menyampaikan bahwa RTL kedua ini merupakan kelanjutan dari proses kaderisasi yang berkesinambungan. Sebelumnya, PMII Unpam Serang telah melaksanakan RTL pertama berupa ziarah ke sejumlah situs sejarah di Banten.
“Hari ini kita lanjutkan dengan kajian PMII lokal. Kita akan mendengarkan materi dari Kak Taufik. Saya harap sahabat-sahabat bisa menyimak dengan baik,” ujar Halalan.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan kader, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota. Halala mendorong seluruh kader untuk tetap aktif, solid, dan konsisten dalam menjalankan peran sebagai mahasiswa pergerakan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kendati demikian, Ketua KOPRI PMII Unpam Serang, Suci Nurhalizah, mengajak peserta untuk memanfaatkan forum diskusi secara maksimal. Ia berharap kajian tidak berhenti pada penyampaian materi satu arah, tetapi berkembang menjadi dialog yang hidup dan kritis.
“Semoga sahabat-sahabat tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi untuk menghidupkan forum,” ucapnya.
Ketua Komisariat PMII Unpam Serang, Muhammad Abdullah, menekankan bahwa pemahaman sejarah lokal PMII menjadi kunci kesatuan gerak organisasi.
Ia mengingatkan bahwa lemahnya pemahaman sejarah sering kali membuat kader berjalan dengan arah yang berbeda.
“Banyak kader tidak satu frekuensi karena tidak mengkaji sejarah berdirinya PMII dan produk hukum organisasi seperti AD/ART,” kata Abdullah.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















