Sementara itu, program ketiga difokuskan pada penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Pemerintah Kabupaten Serang ingin mendorong pelaku usaha kecil agar naik kelas melalui akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan penguatan layanan keuangan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Najib menegaskan UMKM memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor ekonomi mikro yang langsung menyentuh masyarakat.
“Upaya Pemda Kabupaten Serang ini, supaya UMKM bisa memberikan kontribusi konkret terhadap laju pertumbuhan ekonomi di sektor mikro,” paparnya.
Asisten Daerah II Bidang Pembangunan Kabupaten Serang, Febriyanto, mengatakan seluruh program yang telah disepakati akan segera ditindaklanjuti melalui proses konsolidasi dan sosialisasi di lapangan.
Ia juga menyebut TPAKD Kabupaten Serang akan memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Desa Wisata Tambang Ayam di Kecamatan Anyer. Program pembinaan desa wisata tersebut akan dipadukan dengan penguatan literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurut Febriyanto, Otoritas Jasa Keuangan sebelumnya telah melakukan pembinaan serupa di desa wisata Kecamatan Tirtayasa. Karena itu, pola yang sama akan diterapkan di Desa Tambang Ayam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Serang.
Rapat pleno tersebut turut dihadiri perwakilan OJK Provinsi Banten, Bank Banten, Bank bjb Banten, BPR Serang, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aber Nurhadi, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Plt BPKAD Agus Firdaus, Kabag Perekonomian dan SDA Raden Faisal, serta sejumlah OPD terkait lainnya.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















