Panen Perdana Seledri Hidroponik di Banten, Dompet Dhuafa dan Permata Bank Syariah Pacu Lahirnya Petani Mandiri Modern

Kilas Banten
21 Jan 2026 19:32
Banten 0
4 menit membaca

 

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono, menyampaikan bahwa Dompet Dhuafa Farm Banten sejak awal dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

 

Fokus utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi melalui pertanian yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

 

“Sejak awal berdiri, Dompet Dhuafa Farm Banten berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar mandiri secara ekonomi. Tantangan terbesarnya adalah memastikan pasar yang mampu menyerap hasil produksi,” ujar Mokhlas.

 

Saat ini, seledri dipilih sebagai komoditas utama yang dikembangkan di green house tersebut. Menurut Mokhlas, seledri memiliki permintaan pasar yang stabil dan cocok dibudidayakan secara hidroponik. Ke depan, Dompet Dhuafa Banten berencana menambah jenis tanaman lain.

Baca Juga  PHK Sepihak Meningkat, Pengamat Ingatkan Ancaman Serius bagi Ekonomi Indonesia

 

“Tahap awal kami kembangkan seledri. Selanjutnya akan ditambah kangkung, bayam, dan selada. Harapannya kawasan ini bisa menuju swasembada pangan,” katanya.

 

Selain berfungsi sebagai sarana produksi, green house ini juga dimanfaatkan sebagai pusat edukasi pertanian hidroponik. Masyarakat sekitar dapat belajar langsung tentang teknik budidaya modern. Mokhlas menambahkan, hasil panen tidak hanya meningkatkan pendapatan penerima manfaat, tetapi juga mendukung program sosial lain.

 

“Sebagian hasilnya akan digunakan untuk membantu beasiswa anak-anak dhuafa yang berprestasi,” ucapnya.

 

Selanjutnya, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, menegaskan bahwa Dompet Dhuafa Farm Banten lahir dari kolaborasi berbagai pihak. UPZDK Permata Bank Syariah menjadi mitra strategis yang berperan penting dalam mendukung keberlanjutan program.