Ia menjelaskan, ASN yang memahami keprotokolan dengan baik akan mampu menciptakan kegiatan pemerintahan yang tertib, efektif, dan terorganisasi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kemampuan tersebut dinilai penting karena hampir seluruh agenda pemerintahan berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan komunikasi kelembagaan.
Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, teknik komunikasi resmi, hingga pengelolaan kegiatan pemerintahan.
Seluruh materi disusun untuk memberikan pemahaman mengenai standar keprotokolan modern yang profesional dan sesuai aturan.
“Alhamdulillah, pelatihan tadi berjalan lancar. Keprotokolan yang diajarkan tidak hanya soal urusan tata tempat, tata upacara, dan kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi bagian penting dari pelayanan birokrasi dan citra representasi positif Pemkot Tangerang di tengah masyarakat,” kata Jatmiko.
Pemkot Tangerang berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah. Dengan aparatur yang lebih terampil, pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih cepat, efektif, dan tertata.
Selain meningkatkan kemampuan individu ASN, pelatihan keprotokolan juga dinilai penting untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah.
Pemahaman yang sama mengenai standar pelaksanaan kegiatan resmi diyakini dapat mempermudah komunikasi dan kerja sama lintas instansi di lingkungan Pemkot Tangerang.
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















