KILAS BANTEN – Ratusan pelajar SMAN 6 Kota Serang dari kelas X hingga XII mendapatkan bekal penting untuk masa depan mereka.
Tim dari Kepolisian Daerah (Polda) Banten turun langsung ke sekolah mereka untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pencegahan terorisme, radikalisme, dan intoleransi pada hari ini, Senin 28 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan langkah proaktif Polda Banten untuk membentengi generasi muda dari pengaruh paham berbahaya yang dapat merusak persatuan bangsa.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Para siswa diajak untuk lebih cerdas dalam berpikir dan lebih toleran dalam bersikap.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, menyatakan tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
AKBP Meryadi menjelaskan bahwa sasaran dari program ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa mengenai bahaya nyata dari sikap intoleran.
“Kegiatan kita pada hari ini memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta menumbuhkan rasa nasionalisme siswa-siswi terhadap negara Indonesia,” kata AKBP Meryadi.
Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen-agen perdamaian di lingkungan mereka masing-masing.
Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Serang, Rochmat Wirandanu, menyambut baik dan mengapresiasi penuh inisiatif dari Polda Banten ini. Menurutnya, program seperti ini sangat vital bagi para pelajar.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena pada usia sekolah, para pelajar berada dalam fase yang rentan terhadap pengaruh negatif,” ungkap Rochmat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















