Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kota Serang masa khidmat 2025–2030, Neneng Parida, menyampaikan laporan dan garis besar arah kebijakan organisasi. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan kegiatan seremonial semata, melainkan awal kerja nyata yang terukur dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Fatayat NU dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pendidikan perempuan dan anak, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan moderasi beragama yang inklusif,” kata Neneng Parida.
Ia menjelaskan, seluruh program kerja akan berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dengan prinsip tasamuh dan tawassuth. Fatayat NU Kota Serang, lanjutnya, berkomitmen menjaga tradisi keagamaan sekaligus adaptif terhadap perubahan sosial melalui kolaborasi lintas sektor.
Pada kesempatan yang sama, PC Fatayat NU Kota Serang meluncurkan tiga program strategis. Program pertama adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat bekerja sama dengan Baznas Kota Serang. Program ini ditujukan untuk memperkuat pengelolaan filantropi Islam secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Program kedua berupa pendirian PKBM Daguina. Lembaga pendidikan nonformal ini fokus pada peningkatan kapasitas perempuan dan masyarakat melalui pendidikan sepanjang hayat, penguatan keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Program ketiga adalah kerja sama layanan haji dan umrah dengan Mulfi Hasanah Travel sebagai mitra resmi pelayanan ibadah bagi warga Nahdliyin,” ujarnya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















