RKI Ke-IV PMII UIN SMH Banten Guncang Arah Kaderisasi, Sistem Lama Diformulasi Ulang

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Kaderisasi Internal (RKI) ke-IV PMII UIN SMH Banten yang digelar di Sekretariat PCNU Kota Serang, Sabtu, 21 Desember 2025

i

Suasana Rapat Kaderisasi Internal (RKI) ke-IV PMII UIN SMH Banten yang digelar di Sekretariat PCNU Kota Serang, Sabtu, 21 Desember 2025

“Kita perlu menciptakan ekosistem organisasi yang baik dan profesional. Dengan begitu, kaderisasi tidak berjalan secara seremonial, tetapi benar-benar mencetak kader yang ideologis dan siap berproses,” ujarnya.

Dari unsur Korps PMII Putri (KOPRI), Ketua KOPRI PMII UIN SMH Banten, Yayu Fitri Baqiyatus Solihat, menyoroti peran strategis pengurus rayon. Ia menekankan pentingnya pengawalan kaderisasi secara berkelanjutan, terutama di basis kader perempuan.

“Pengurus rayon, khususnya di KOPRI, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kaderisasi berjalan secara massif dan konsisten, terutama dalam pengawalan kader perempuan,” kata Yayu.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa kaderisasi tidak cukup dijalankan secara teknis melalui kegiatan formal. Proses tersebut harus disertai penguatan nilai dan kesinambungan gerakan agar ruh PMII tetap terjaga.

Baca Juga  Bangkit dengan Wajah Baru, Kampus 1 UIN SMH Banten Diproyeksikan Jadi Episentrum Bisnis Kota Serang

“Kaderisasi harus terus dikawal agar nilai-nilai PMII tetap hidup dan tidak terputus,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari unsur Dewan Peninjau. Perwakilan PC PMII Kota Serang, Achmad Zainal Abidin, menilai RKI ke-IV sebagai forum strategis yang memberi ruang partisipasi luas bagi kader dalam memperbaiki sistem kaderisasi.

“Saya mengapresiasi pengurus komisariat. RKI ini memberi kesempatan kepada seluruh kader PMII UIN SMH Banten untuk menyampaikan gagasan demi perbaikan kaderisasi ke depan,” kata Achmad Zainal Abidin.

Ia menegaskan bahwa keputusan dan regulasi yang dihasilkan dalam RKI harus menjadi rujukan utama hingga ke level teknis pelaksanaan kaderisasi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
PMII UIN SMH Banten menggelar Rapat Kaderisasi Internal ke-IV di kantor PCNU Kota Serang. Forum ini menegaskan reformulasi sistem kaderisasi agar lebih ideologis, profesional, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru