Sampah Menggunung di Tangsel, Menteri Lingkungan Hidup Ancam Pidanakan Wali Kota: TPA Cipeucang Jadi Alarm Nasional

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau persoalan pengelolaan sampah di TPA Cipeucang, Tangerang Selatan.

i

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau persoalan pengelolaan sampah di TPA Cipeucang, Tangerang Selatan.

Sebelumnya, KLH bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutup TPA Cipeucang pada Mei 2024. Penutupan itu disertai sanksi administratif dan perintah pembenahan. Langkah tersebut diambil setelah ditemukan sejumlah persoalan teknis dan risiko pencemaran lingkungan.

Namun, kebijakan penutupan memunculkan masalah baru. Sampah menumpuk di berbagai sudut kota. Situasi ini memaksa pemerintah membuka kembali TPA Cipeucang secara terbatas.

“Kami meminta penanganan sampah kembali dilakukan di TPA Cipeucang sambil dilakukan penataan,” ujar Hanif.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

KLH dan Pemkot Tangsel sepakat memaksimalkan fungsi material recovery facility (MRF) di setiap unit TPA. Upaya ini ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke landfill. Meski demikian, kapasitas TPA tetap menjadi kendala utama.

Dalam kondisi darurat saat ini, TPA Cipeucang hanya mampu menampung sekitar 400 ton sampah per hari. Padahal, produksi sampah di Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.100 ton per hari. Artinya, lebih dari 600 ton sampah harus dicarikan solusi penanganan di luar kapasitas TPA setiap harinya.

Baca Juga  Dukung Sport City, Pemkot Tangerang Kebut Pembangunan Lapangan Multifungsi di Pemukiman

Hanif menyebut situasi tersebut sebagai kondisi kedaruratan. Ia menilai perlu ada kerja sama lintas daerah. Menteri Lingkungan Hidup mengaku akan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Banten Andra Soni dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Langkah itu menyusul surat resmi Wali Kota Tangsel yang meminta bantuan penanganan darurat.

Sebagai opsi sementara, Hanif telah meninjau TPA Galuga dan TPA Lulut Nambo di Kabupaten Bogor. Alternatif pembuangan ke wilayah lain juga tengah dikaji. “Saya akan meminta tolong untuk kedaruratan ini sampai penanganan substansinya dilakukan, sementara akan diarahkan ke Serang,” kata Hanif.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC GP Ansor Laporkan Dugaan Kejanggalan TPP ASN Tangsel ke Kejari, Soroti Ketimpangan Tunjangan
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Mahasiswa STISNU Tangerang Turun Tangan, Koperasi Desa Renged Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Warga
Motor Kader Ansor Kota Tangsel hilang di Ruko Boulevard Tekno BSD City, Maling Masih Berkeliaran
Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah
Pemkot Tangerang Targetkan Penerimaan Pajak Rp167 Miliar pada Triwulan I 2026
Wali Kota Tangerang Sachrudin Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Cegah Banjir
Camat Benda Ungkap Rencana Pembangunan Taman Pesawat Tahun 2026 Sebagai Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Krisis sampah di Tangerang Selatan kian genting. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengancam pidana Wali Kota Tangsel terkait pengelolaan sampah dan TPA Cipeucang yang bermasalah.

Berita Terkait

-

PC GP Ansor Laporkan Dugaan Kejanggalan TPP ASN Tangsel ke Kejari, Soroti Ketimpangan Tunjangan

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Mahasiswa STISNU Tangerang Turun Tangan, Koperasi Desa Renged Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Warga

-

Motor Kader Ansor Kota Tangsel hilang di Ruko Boulevard Tekno BSD City, Maling Masih Berkeliaran

-

Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah

Berita Terbaru