Ia menjelaskan, para jemaah yang berangkat tahun ini berasal dari berbagai kelompok usia. Nazwa Zia Malika tercatat sebagai jemaah termuda dengan usia 16 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Asbiah Kasim yang telah berusia 91 tahun.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Halimatussadiah, seluruh jemaah sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pembinaan manasik haji secara bertahap untuk memastikan kesiapan fisik maupun mental sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Dalam prosesi pelepasan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Dr. H. Syamsudin, turut hadir memberikan sambutan. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemberangkatan kloter perdana melalui embarkasi Cipondoh.
Syamsudin menilai keberadaan embarkasi baru menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan haji di Provinsi Banten. Fasilitas yang lebih dekat dengan daerah asal jemaah diharapkan mampu memberikan kenyamanan selama proses keberangkatan.
“Embarkasi Cipondoh menjadi kemajuan besar untuk pelayanan haji di Banten. Ini akan mempermudah mobilitas jemaah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah sebelum keberangkatan. Ia meminta para jemaah menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan fokus beribadah. Kami juga memohon doa terbaik untuk masyarakat dan daerah Kabupaten Lebak,” ujar Hasbi di hadapan ratusan jemaah.
Penulis : Mochammad Yunus
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















