“Tujuan kita jelas. Kita ingin menjadikan Kabupaten Serang sebagai daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Daerah yang damai, sejuk, dan dirahmati,” ujarnya.
KH Komaruddin menyatakan siap memikul amanah sebagai Ketua FKUB Kabupaten Serang. Ia berjanji menjalankan tugas secara kolektif bersama seluruh pengurus dan mitra lintas agama. Ia ingin FKUB hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh umat beragama, dengan mengedepankan dialog, toleransi, dan pendekatan yang humanis.
Dalam rapat tersebut, seluruh unsur umat beragama hadir secara lengkap. Perwakilan dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu mengikuti proses pembahasan hingga penetapan ketua. Kehadiran lintas agama ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen bersama untuk merawat kerukunan dan persatuan di Kabupaten Serang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi potensi gesekan antarumat, KH Komaruddin menegaskan bahwa menjaga toleransi bukan hanya tugas FKUB, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. FKUB, kata dia, akan berperan sebagai penghubung dan pengayom dalam menyelesaikan persoalan sosial yang berkaitan dengan kehidupan beragama.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Serang terus konsisten dalam mengawal dan mengayomi organisasi keagamaan. Dukungan pemerintah dinilai sangat menentukan agar FKUB dapat bekerja secara optimal di tengah kompleksitas dan dinamika sosial masyarakat.
“Tugas menjaga kerukunan ini adalah tugas kita bersama. FKUB akan menjadi penggerak, bersama NU, Muhammadiyah, dan organisasi keagamaan lainnya. Kita ingin semua umat merasa sebagai satu saudara,” tegas KH Komaruddin yang akrab disapa Ki Jangkrik Kalung.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















