Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Pameran Nusatic, Nusapet dan Nusahorti 2026

Kilas Banten
13 Jun 2026 14:05
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri pameran nasional Nusatic, Nusapet dan Nusahorti 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Jumat 12 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ajang pertemuan pelaku industri akuatik, hewan peliharaan, dan hortikultura dari berbagai daerah, termasuk peserta dari mancanegara.

Dalam kesempatan itu, Wabup Tangerang Intan menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat guna mendorong pengembangan sektor perikanan, peternakan, serta hortikultura yang berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar potensi yang dimiliki Kabupaten Tangerang dapat semakin dikenal luas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkenalkan dan memajukan potensi perikanan, pertanian dan peternakan Kabupaten Tangerang kepada dunia, perlu terus didorong dan ditingkatkan dalam rangka mewujudkan sektor yang semakin maju, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Intan.

Ia menilai pameran tersebut dapat menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas sektor ikan hias, hewan peliharaan, dan hortikultura.

“Saya berharap kegiatan ini bisa mendorong lahirnya berbagai inovasi teknologi budidaya, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, dan penguatan kemitraan yang saling menguntungkan sehingga dapat menyokong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Lebih lanjut, Intan menyebut ajang berskala nasional dan internasional tersebut menunjukkan besarnya potensi industri ikan hias, hewan peliharaan, dan hortikultura Indonesia untuk terus berkembang di pasar global.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, peneliti, inovator, hingga masyarakat umum dalam satu ruang kolaborasi.

“Bahkan ini bagus sekali dan bermanfaat bagi para pelaku usaha kita. Kabupaten Tangerang merasa bangga menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, inovator, peneliti, dan masyarakat dalam satu wadah kolaborasi secara nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Menurut Intan, pengembangan sektor ekonomi kreatif, agribisnis, perikanan, peternakan, dan hortikultura berpotensi membuka lebih banyak peluang usaha.

Dampaknya tidak hanya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan pameran Nusatic, Nusapet dan Nusahorti 2026 menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kekayaan hayati Indonesia kepada pasar internasional.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menarik perhatian pelaku usaha dalam negeri, tetapi juga komunitas dan penggemar dari berbagai negara yang memiliki ketertarikan terhadap hewan maupun tanaman hias.

“Pameran internasional ini akan membranding ikan hias kita, tumbuhan-tumbuhan hias kita dan hewan-hewan hias kita secara internasional sehingga akan menjadi daya tarik bukan hanya pelaku usaha di dalam negeri tetapi juga daya tarik untuk penggemar juga yang bergerak di bidang hiasan baik hewan maupun tumbuhan,” jelas Kadir.

Pameran Nusatic, Nusapet dan Nusahorti 2026 berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 di Hall 7, 8, 9, dan 10 ICE BSD. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha, komunitas, penghobi, hingga masyarakat umum untuk melihat perkembangan terbaru industri akuatik, hewan peliharaan, dan hortikultura.

“Acara hari ini selain mempromosikan keanekaragaman hayati kita tetapi juga membangun tradisi mencintai hewan dan tumbuhan kita,” imbuhnya.