Untuk mendukung performa para peserta, Pemkot Serang telah menyiapkan bonus sebesar Rp300 juta yang akan dialokasikan melalui APBD Perubahan.
Dana tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta berprestasi sekaligus evaluasi agar persoalan keterlambatan pembayaran bonus tidak kembali terjadi.
Selain bonus, pemerintah juga meningkatkan fasilitas pembinaan, termasuk rencana penggunaan hotel sebagai tempat karantina dan pemusatan latihan peserta MTQ.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sinkronisasi administrasi terkait anggaran operasional juga terus dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar seluruh kebutuhan kafilah dapat terpenuhi tepat waktu.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Serang Kiai Fathullah memastikan proses pembinaan kini memasuki tahap pemantapan dan screening peserta.
Menurutnya, peserta yang mengikuti pembinaan mayoritas merupakan peserta berpengalaman yang telah terbiasa tampil di berbagai perlombaan MTQ.
“Kami fokus memantapkan persiapan para ‘pemain lama’ yang sudah terbiasa di panggung lomba,” jelas Kiai Fathullah.
Ia mengakui persaingan MTQ Provinsi Banten akan berlangsung ketat, terutama menghadapi daerah dengan dukungan anggaran besar seperti Kabupaten Tangerang.
Meski demikian, LPTQ Kota Serang tetap optimistis mampu bersaing melalui pembinaan full day, validasi administrasi yang ketat, dan penguatan kualitas peserta di 10 cabang perlombaan MTQ.
Dengan dukungan pemerintah daerah, pembinaan intensif, serta fokus pada potensi lokal, Pemkot Serang optimistis dapat mencetak sejarah baru di ajang MTQ Provinsi Banten 2026.***
Penulis : Taman
Halaman : 1 2
















