Maryono juga menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam pembangunan daerah. Konsep tersebut melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan kota.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Jika setiap pemimpin wilayah menjalankan perannya dengan baik dan kolaborasi pentahelix berjalan optimal, maka persoalan dapat diselesaikan sejak dini, sebelum menjadi besar. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” kata Maryono.
Rapat evaluasi kewilayahan itu menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang memperkuat pelayanan publik berbasis wilayah. Pemerintah berharap koordinasi yang semakin solid dapat mempercepat penanganan persoalan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui percepatan penanganan jalan rusak, pengawasan TPS liar, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penguatan layanan kesehatan, Pemkot Tangerang menargetkan kualitas hidup masyarakat terus meningkat seiring pertumbuhan kota yang semakin pesat.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















