KILAS BANTEN – Suasana haru menyelimuti sejumlah kampung di Kabupaten Serang. Tangis bahagia pecah saat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH yang kini berubah menjadi rumah layak huni. Program ini menyentuh langsung kehidupan warga miskin di tiga kecamatan dan menjadi momen emosional bagi para penerima manfaat.
Salah satu momen paling menyentuh terjadi di Kampung Cikeli, Desa Curukcuk, Kecamatan Tanara. Suemi, warga berusia 70 tahun, tak kuasa menahan air mata ketika rumahnya resmi menerima bantuan.
Ia berdiri terpaku, menatap bangunan yang kini jauh lebih kokoh dibandingkan kondisi sebelumnya. Perasaan serupa dirasakan Kerabah, warga Kampung Sipanjang, Desa Tenjo Ayu, yang juga menerima bantuan RTLH.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana haru berlanjut di Kampung Sampih, Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal. Misnem, perempuan berusia 60 tahun, bersama sejumlah warga lain tampak menitikkan air mata. Rumah yang sebelumnya tidak layak kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan sehat.
Bantuan RTLH tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang Okeu Oktaviana serta para camat setempat. Penyerahan dimulai di Kecamatan Tanara, dilanjutkan ke Kecamatan Carenang, dan ditutup di Kecamatan Cikeusal, Selasa, 23 Desember 2025.
“Hari ini dilakukan serah terima bantuan sosial penanganan RTLH. Penerima manfaat tersebar di Kecamatan Tanara, Carenang, dan Cikeusal,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















