Bupati yang akrab disapa Ratu Zakiyah itu menyampaikan rasa syukur karena sepanjang 2025 Pemerintah Kabupaten Serang berhasil menuntaskan pembangunan 481 unit RTLH. Seluruh unit tersebut telah diserahkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ia menjelaskan, bantuan RTLH berasal dari berbagai sumber anggaran. Pemerintah pusat berkontribusi 100 unit, Pemerintah Provinsi Banten sebanyak 37 unit, serta dana Corporate Social Responsibility atau CSR sebanyak 25 unit. Selain itu, Baznas Kabupaten Serang membangun 98 unit, sementara 221 unit lainnya bersumber dari APBD Kabupaten Serang.
“Saya berharap rumah ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Gunakan secara aman, nyaman, dan dirawat dengan penuh tanggung jawab,” kata Ratu Zakiyah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, program RTLH memberi dampak besar bagi keluarga penerima manfaat, terutama ibu rumah tangga dan lansia. Rumah yang sebelumnya rapuh dan berisiko kini berubah menjadi hunian yang lebih manusiawi.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat. Kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak sekarang sudah berubah berkat kerja sama banyak pihak,” ujarnya.
Meski demikian, Ratu Zakiyah mengakui persoalan rumah tidak layak huni di Kabupaten Serang belum sepenuhnya terselesaikan. Berdasarkan data pemerintah daerah, masih terdapat 7.119 unit RTLH yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Serang merencanakan pembangunan 324 unit RTLH melalui APBD. Namun, ia menegaskan penanganan persoalan ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















