KILAS BANTEN – Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Suntana, melakukan inspeksi mendadak terhadap pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, Sabtu, 14 Maret 2026 dini hari. Peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 00.45 WIB itu bertujuan memastikan seluruh layanan mudik berjalan optimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut menyoroti kesiapan operasional pelabuhan, kelancaran arus kendaraan, serta koordinasi antarinstansi selama periode mudik. Pelabuhan ini menjadi salah satu titik krusial penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatra saat Lebaran.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Suntana menegaskan, keselamatan dan kenyamanan pemudik menjadi prioritas utama pemerintah. Ia menyebut arahan Presiden sangat jelas: pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama seluruh penyelenggara transportasi.
“Arahan Bapak Presiden menekankan bahwa Angkutan Lebaran 2026 harus berorientasi pada kualitas layanan. Kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas segalanya, terutama aspek keselamatan dan kenyamanan,” kata Suntana.
Menurutnya, pengalaman mudik tahun sebelumnya harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh. Pemerintah tidak ingin masalah lama kembali terulang, terutama kemacetan panjang, antrean kendaraan, dan gangguan operasional.
Ia meminta seluruh pihak—operator pelabuhan, regulator, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah—memperkuat koordinasi dan meninggalkan ego sektoral. Sinergi dinilai menjadi kunci utama keberhasilan angkutan Lebaran.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















