“Kita harus belajar dari tahun lalu. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua pihak harus saling mendukung agar perjalanan masyarakat berlangsung lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Dalam peninjauan itu, Suntana juga mengecek langsung kesiapan fasilitas penumpang, sistem pengaturan kendaraan, hingga prosedur keselamatan. Pemerintah ingin memastikan pemudik mendapat pengalaman perjalanan yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten, Benny Ariadi, yang mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia menilai kehadiran Wamenhub menjadi suntikan motivasi bagi seluruh petugas di lapangan.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” kata Benny.
Menurutnya, jajaran Pelindo bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Mereka terus meningkatkan koordinasi operasional, kesiapan personel, serta fasilitas penunjang agar arus mudik berjalan lancar.
Benny menambahkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas di area pelabuhan, optimalisasi dermaga, dan peningkatan kapasitas layanan penumpang. Semua upaya itu ditujukan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan mempercepat proses penyeberangan.
Pelabuhan Ciwandan di Banten memang menjadi salah satu simpul vital saat mudik Lebaran. Lonjakan kendaraan pribadi, bus, dan truk logistik biasanya terjadi secara signifikan pada periode tersebut. Karena itu, kesiapan infrastruktur dan manajemen arus menjadi faktor penentu kelancaran perjalanan jutaan pemudik.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















