KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat langkah menuju pembangunan rendah karbon. Bersama Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi sebagai upaya menekan emisi karbon dan mendukung target iklim nasional.
Peluncuran pedoman tersebut menjadi langkah strategis di tengah pesatnya pembangunan kawasan permukiman dan gedung komersial di Tangerang Selatan. Sebagai salah satu kota penyangga Jakarta dengan pertumbuhan pembangunan yang tinggi, konsumsi energi di sektor bangunan diperkirakan terus meningkat setiap tahun.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui penerapan standar efisiensi energi yang lebih ketat. Sebab, sektor bangunan menjadi salah satu penyumbang konsumsi listrik dan emisi karbon terbesar di Indonesia.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan, Ade Suprizal, mengatakan peluncuran pedoman ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan.
“Sebagai kota yang terus berkembang, Tangerang Selatan memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan pembangunan berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Peluncuran pedoman teknis ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk mendukung target iklim nasional melalui aksi konkret di tingkat daerah,” ujar Ade, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Ade, penerapan bangunan hemat energi bukan hanya berdampak pada pengurangan emisi karbon. Kebijakan tersebut juga diyakini mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















